Berbau Tak Sedap, 80 Porsi MBG Dikembalikan ke SPPG

ilustrasi dapur SPPG MBG (foto: Pemprov Jateng)
ilustrasi dapur SPPG MBG (foto: Pemprov Jateng)

MATASEMARANG.COM – Sebanyak 80 porsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Kalipucang Wetan Kabupaten Batang dikembalikan ke Satuan Pelaksana Pemberi Gizi (SPPG).

Insiden terjadi pada Kamis siang, 6 November 2025 ketika sejumlah siswa melaporkan bahwa lauk telur dadar iris yang disajikan memiliki aroma tidak sedap.

Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo membenarkan, laporan tersebut dan menegaskan pentingnya kewaspadaan seluruh pihak dalam pelaksanaan program MBG.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  HIV/AIDS di Batang Tembus 1.059 Kasus

“Kami sudah menerima laporan dan langsung menindaklanjuti, khususnya di SDN Kalipucang Wetan. Kami mengimbau guru dan siswa untuk selalu memeriksa kondisi makanan sebelum dikonsumsi, serta segera melaporkan apabila ditemukan kejanggalan,” katanya Kamis 6 November 2025.

Disdikbud mendukung penuh instruksi Bupati Batang M Faiz Kurniawan untuk memperkuat pengawasan dengan membentuk forum komunikasi antara sekolah, penyedia SPPG, dan orang tua siswa.

“Langkah ini, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemantauan kualitas makanan yang disajikan kepada anak-anak. Kami akan segera mensosialisasikan pembentukan forum komunikasi ini agar orang tua turut serta mengawasi pelaksanaan program MBG,” jelasnya.

BACA JUGA  Polda Jateng Turunkan Kekuatan Penuh Amankan Demo 13 Agustus di Pati

Bupati Batang M Faiz Kurniawan menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menoleransi kelalaian dalam pelaksanaan program MBG.

“Program ini bertujuan baik, untuk mendukung gizi dan kesehatan anak-anak Batang. Jika ditemukan ada oknum penyedia yang tidak memenuhi standar, maka izinnya akan langsung dicabut,” tegasnya.

Pos terkait