“Tentu kami butuh dukungan semua pihak, Pemkot Semarang, KONI, Disporapar untuk bisa ikut nyengkuyung agar MMA ini bisa tumbuh maju dan berkembang di Semarang,” kata dia.
Menurut dia, MMA masuk dalam kategori olahraga yang komprehensif untuk membentuk kebugaran tubuh.
Pasalnya, dalam olahraga MMA menggabungkan kekuatan, ketahanan, kecepatan, dan kelincahan. Ada teknik bantingan, cekikan, hingga kuncian.
Orang yang menekuni olahraga, kata dia, biasanya memiliki porsi badan ideal, tidak gemuk, dan senantiasa sehat karena intens berlatih.
“Saya bahkan berharap, anggota dewan dan pimpinan OPD bisa ikut olahraga MMA agar terbentuk karakter disiplin, badannya kenceng serta bugar sehingga semangat dalam bekerja,” ungkap dia.
Sementara itu, Eko Firli yang mewakili IBCA MMA Jateng mengapresiasi terpilihnya Zainal Petir untuk memimpin IBCA MMA Kota Semarang.
Dia sangat berharap olahraga MMA di tangannya makin tumbuh, dan tidak hanya berprestasi di Jateng namun juga nasional bahkan internasional.
“Saya tak khawatir dengan kepengurusannya IBCA MMA ini yang terdiri dari berbagai unsur. Sangat komplet. Semoga organisasinya solid, prestasinya selangit,” kata Eko.
Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris I IBCA MMA Jateng Linda Darrow bersama jajaran, Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana yang juga penasihat IBCA MMA Kota Semarang, perwakilan Forkopimda Kota Semarang, serta para tokoh di Kota Semarang seperti anggota DPRD Kota Semarang Michael, Ketua DPC Peradi Kairul Anwar, dan Ketua Pertina Rahmulyo Adi Wibowo.


















