MATASEMARANG.COM – Pemerintah Kota Semarang menggelar Apel Siaga Pengarahan Kamtibnas dan Siaga Bencana Kota Semarang Tahun 2025 di halaman Balai Kota Semarang pada Jumat 28 November 2025.
Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin hadir memberikan arahan kepada 950 peserta apel yang meliputi Forkopimda, Forkopimcam, TNi, Polri, hingga relawan bencana.
Iswar menekankan ada beberapa hal yang menjadi persoalan dalam menghadapi musim hujan yang diprediksi oleh BMKG akan berlangsung pada Desember 2025 – Februari 2026.
Bahkan sesuai prediksi BMKG, musim hujan kali ini intensitasnya lebih tinggi selama 30 tahun terakhir. Iswar menerangkan dua persoalan bencana yang mengancam di Kota Semarang yakni banjir dan tanah longsor.
“Curah hujan Desember – Februari ini diprediksi akan lebih besar dari sebelumnya dan ini yang akan kita antisipasi dan juga kita lakukan mitigasi. Banjir yang kemarin di Kaligawe, Gayamsari dan Pedurungan ini menjadi pembelajaran kita untuk menyiapkan segala sesuatu menghadapi bencana,” kata Iswar.
Iswar mengatakan kunci dari penanganan bencana adalah kerjasama lintas sektor mulai dari pemerintah, TNI, Polri, relawan hingga masyarakat.
“Semua stakeholder harus terlibat termasuk masyarakat untuk jangan membuang sampah sembarangan, karena ini salah satu penyebab banjir juga,” terangnya.
Dandim 0733 Kota Semarang Kolonel Inf Priyo Handoyo mengatakan seluruh persiapan telah dilakukan hingga ke tingkat bawah. Namun yang paling penting adalah dibagian hulu untuk ikut menjaga keamanan dan stabilitas wilayah.


















