DPRD Dukung Langkah Pemerintah Ubah Sampah Jadi Listrik

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Suharsono. (matasemarang.com/Lia Dina)
Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Suharsono. (matasemarang.com/Lia Dina)

MATASEMARANG.COM – Langkah Pemerintah Kota Semarang dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengolah sampah menjadi energi listrik mendapat dukungan dari DPRD Kota Semarang.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Suharsono terkait telah dilakukannya Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama untuk pembangunan pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL).

Suharsono menilai inisiatif tersebut menjadi langkah strategis untuk menjawab persoalan sampah yang kian mengkhawatirkan di Kota Semarang dan sekitarnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Dewan Ingatkan Kualitas Pelayanan Publik Meski Dukung Pemberlakuan WFA

Diketahui, produksi sampah di Kota Semarang diperkirakan mencapai sekitar 1.200 – 1.300 ton per hari, yang mayoritas masih berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang.

Kondisi ini membuat TPA diproyeksikan penuh dalam waktu singkat jika pola pengelolaan sampah tidak segera diubah dan tetap mengandalkan skema lama.

Meski mendukung penuh, Suharsono mengingatkan bahwa pengelolaan sampah menjadi energi listrik di Semarang tidak lepas dari berbagai tantangan teknis di lapangan.

Ia menjelaskan, komposisi sampah di Kota Semarang sekitar 65 persen merupakan sampah organik dengan kadar air yang tinggi.

BACA JUGA  DLH Kota Semarang Kekurangan Anggaran untuk Pengelolaan Sampah

Akibatnya, nilai kalor sampah menjadi rendah dan menyulitkan proses gasifikasi berjalan stabil tanpa adanya pra-perlakuan seperti pengeringan, pencampuran, dan pemilahan.

“Kalau komposisi dan kadar air tidak dikelola secara serius, teknologi sebagus apa pun akan menghadapi kendala dalam operasional. Di atas kertas bisa terlihat ideal, tetapi realitas di lapangan sering kali berbeda,” kata Suharsono, Selasa, 31 Maret 2026.

Pos terkait