MATASEMARANG.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025.
Pansus ini akan menelaah capaian program dan kegiatan Pemprov Jateng sepanjang tahun lalu.
Pembentukan dilakukan dalam Rapat Paripurna di Gedung Berlian, Semarang. Ketua DPRD Jateng Sumanto menyebut Pansus sebagai wujud komitmen dewan dalam menjalankan fungsi pengawasan.
“Agenda rapat paripurna kali ini adalah LKPJ. Ini akan kita kritisi dalam bentuk Pansus yang sudah dibentuk, Ketuanya Mas Tugiman dari PKS,” ujarnya dikutip Sabtu 4 April 2026.
Pansus dipimpin Tugiman (Fraksi PKS) dengan wakil ketua I Putu Dody (Fraksi Demokrat). Hasil kajian Pansus nantinya akan disampaikan dalam rapat paripurna sebagai rekomendasi resmi DPRD kepada Gubernur.
“Rekomendasi pansus diharapkan menjadi bahan perbaikan bagi pemerintah provinsi dalam meningkatkan kinerja tahun berikutnya,” tambah Sumanto.
Dalam rapat tersebut, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyampaikan capaian kinerja 2025 yang berfokus pada pembangunan infrastruktur sebagai turunan RPJMN. Ia menegaskan, kebijakan tersebut dijalankan di 35 kabupaten/kota.
“Yang jelas 2025 kita jabaran dari RPJM Nasional menjadi RPJM kita adalah infrastruktur kemarin dan kita jabarkan dalam bentuk kerja nyata,” katanya.
Ahmad Luthfi juga menyoroti indikator perbaikan sosial-ekonomi. Angka kemiskinan Jateng turun dari 9,58 persen menjadi 9,37 persen, sementara pertumbuhan ekonomi mencapai 5,37 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional.





















