MATASEMARANG.COM – Selama bulan Ramadan, Pemerintah Kota Semarang menggelar 240 operasi pasar dalam bentuk gerakan pangan murah (GPM), program Pak Rahman hingga Kempling Semar.
Hal ini disampaikan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng usai mengikuti Gerakan Pangan Murah serentak di 35 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah yang dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Halaman Kecamatan Semarang Barat pada Jumat, 6 Maret 2026.
Agustina menjelaskan sejak awal hingga akhir Ramadan nanti operasi pasar memang digalakkan dengan menyentuh seluruh wilayah di Ibu Kota Jawa Tengah ini.
“Sampai akhir Ramadan dijadwalkan ada 240 operasi pasar bersama Pak Rahman dan Kempling Semar mereka pakai mobil sehari bisa 3-4 titik,” jelas Agustina.
Agustina mengatakan jumlah operasi pasar di Semarang memang terus bertambah jumlahnya. Hal ini juga merupakan hasil koordinasi antara Pemerintah Kota Semarang dengan Satgas Pangan yang meliputi banyak stakeholder.
Gencarnya operasi pasar yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang ini membawa hasil yang signifikan.
Diketahui pada Rabu, 4 Maret 2026 saat Wali Kota Semarang melakukan tinjauan harga komoditas di pasar tradisional, harga cabai rawit setan melejit pada harga Rp95 ribu – Rp100 ribu per kg.
Namun saat ini harga cabai rawit setan turun drastis yakni Rp75 ribu/kg.
“Ini yang kemudian bisa menekan harga cabai, 3 hari lalu saya ke pasar itu masih Rp95 ribu sampai Rp100 ribu sekarang tinggal Rp75 ribu,” bebernya.
Ia berharap dengan masifnya operasi pasar di berbagai titik maka harga komoditas bahan pokok bisa stabil termasuk cabai hingga bawang merah.


















