Ibu Mengamuk ke Petugas SAR, Begini Penjelasan Basarnas

MATASEMARANG.COM – Sikap dan respons cepat seseorang ketika berada dalam situasi bahaya kadang berlebihan. Begitu pula ketika seorang ibu mengamuk di hadapan petugas pencari dan penolong (SAR) di daerah bencana.

Merespons video tersebut yang beredar di jagat maya, Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Edy Prakoso mengatakan pihaknya bekerja sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dalam melakukan evakuasi terhadap korban bencana alam.

Hal tersebut diungkapkannya dalam menanggapi video viral seorang ibu yang mengamuk kepada sejumlah personel tim SAR yang tengah bertugas dan dinilai hanya mondar-mandir tanpa melakukan sesuatu.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Dampak Kecelakaan Truk vs Kereta Api Harina di Kota Semarang, Perjalanan KA Terlambat 2 Jam

“Mereka juga ada tugas lain, harus mengevakuasi, sementara dalam mengevakuasi ini, kita juga ada prioritas-prioritas. Mana sih kelompok-kelompok rentan, ibu-ibu, anak-anak, bayi, dan lain sebagainya,” kata Edy di Dermaga Inggom, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa.

Edy menjelaskan tidak semua masyarakat memahami pekerjaan tim SAR yang terlihat seperti wira-wiri, namun sejatinya tengah melakukan tugas evakuasi yang menjadi prioritas.

Meski demikian, ia memaklumi adanya peristiwa tersebut. Menurut dia, hal tersebut wajar terjadi, terlebih dalam situasi genting seperti saat bencana.

BACA JUGA  3 Hari Tersesat di Hutan, Nenek 84 Tahun Asal Gunungpati Ditemukan Lemas

“Orang kalau sudah seperti itu, untuk berpikir sehat ya agak susah. Muncul bagaimana dia untuk mempertahankan diri, bagaimana dia untuk bisa hidup,” ujarnya.

Edy melanjutkan pihaknya juga sering mendapat tekanan dari kerabat korban yang jasadnya belum ditemukan dalam sebuah bencana.

Pos terkait