Ibu Mengamuk ke Petugas SAR, Begini Penjelasan Basarnas

“Jadi kita juga memahami. Makanya dalam kita menangani korban itu juga harus kita lihat secara fisiologis. Misalnya orang yang keluarganya masih dalam pencarian, terus kita enggak bisa lanjut. Misalnya kejadian malam, kita punya aturan, punya SOP, karena kan keselamatan tim juga harus dijaga,” paparnya.

“Kan masyarakat kadang-kadang tidak mau tahu. ‘Pokoknya cari malam ini!’, kan justru akan mengorbankan tim kita juga. Tapi ada upaya yang kita laksanakan, pemantauan, kemudian kita sebar di titik-titik, mungkin di sebelah sana ada jembatan, kita komunikasi sama masyarakat yang berada di bawah untuk pemantauan. Siapa tahu ada korban, yang terbawa arus ke sana, kan begitu. Itu yang harus kita sampaikan.” tutur Edy Prakoso.

BACA JUGA  Siswi SMP Hanyut di Sungai Kalimalang, Tim SAR Temukan Jasad Setelah 6 Hari

Diketahui, sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan warga menyampaikan protes kepada petugas Basarnas karena diduga lambat membantu seorang korban yang sedang sakit.

Bacaan Lainnya

Ketegangan sempat muncul setelah seorang perempuan menyuarakan keberatannya kepada tim penyelamat yang tengah bertugas di lokasi banjir.

BACA JUGA  2 Remaja Atlet Dayung Pemalang Diduga Tenggelam di Sungai Laes

Dalam rekaman tersebut, terdengar suara seorang warga yang mempersoalkan respons petugas. Ia menilai tim Basarnas tidak segera menangani warga yang membutuhkan pertolongan medis segera.

Antara tidak menyebut kapan dan lokasi banjir tersebut. ***

Pos terkait