Ini Alasan Purbaya Pertahankan Harga BBM Tetap “Murah”

MATASEMARANG.COM – Kebijakan pemerintah mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) tetap “murah” di tengah lonjakan harga minyak dunia memiliki sejumlah pertimbangan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan alasan pemerintah menahan subsidi BBM sehingga harganya tetap “murah”, yakni untuk menjaga laju ekonomi agar tidak melambat.

Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan dampak langsung terhadap masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Spesifikasi iPhone 17, Harga Mulai Rp13 Jutaan

Menurut dia, kenaikan harga BBM justru dinilai akan meningkatkan beban hidup masyarakat, meski langkah tersebut kerap dianggap dapat memperluas ruang fiskal.

“Yang pertama, yang jelas ketika BBM naik, beban hidup rakyat banyak, utamanya yang (berpenghasilan) kecil kan terganggu,” jelasnya di Jakarta, Selasa.

Selain itu, dari sisi ekonomi, kenaikan harga BBM hanya akan mengalihkan beban dari pemerintah kepada masyarakat.

“Yang kedua kalau dari sisi ekonomi itu kan tinggal mindahin, kalau saya naikkin BBM-nya, uangnya jadi punya saya, tapi rakyat harus bayar lebih dan itu bisa melambatkan ekonominya,” tambah dia.

BACA JUGA  Rugikan Rakyat Rp99 Triliun, 212 Pedagang Beras Curang Dilaporkan ke Polri dan Kejagung

Purbaya pun mempertanyakan apakah pemerintah mampu mengelola tambahan ruang fiskal itu seefisien masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menurutnya, dalam jangka pendek, masyarakat justru cenderung lebih efisien dalam menggunakan uang tersebut.

“Kalau masyarakat yang belanjakan, itu sesuai kebutuhan sehingga lebih tepat sasaran. Kalau pemerintah, bisa saja dibagi rata ke kementerian atau lembaga sehingga efisiensinya berkurang,” kata dia.

Pos terkait