IODI Jawa Tengah Gencarkan Pembinaan Atlet Dansa Jelang Kejurnas

Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Provinsi Jawa Tengah sukses menggelar kegiatan Pelatihan serta Sosialisasi KOMDI dan IODI di Kebon Tebu Resto, Magelang.
Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Provinsi Jawa Tengah sukses menggelar kegiatan Pelatihan serta Sosialisasi KOMDI dan IODI di Kebon Tebu Resto, Magelang.

MATASEMARANG.COM — Upaya peningkatan kualitas cabang olahraga dancesport di Jawa Tengah terus digalakkan oleh Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Provinsi Jawa Tengah.

Salah satunya melalui kegiatan pelatihan dan sosialisasi KOMDI dan IODI yang berlangsung di Kebon Tebu Resto, Magelang.

Kegiatan ini diikuti oleh 75 peserta yang terdiri dari perwakilan pengurus kabupaten/kota, atlet dancesport, serta para pegiat dansa dari berbagai wilayah.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Rp28 Miliar Terkumpul dari Pemutihan Pajak Kendaraan di Jateng dalam Tiga Hari

Acara ini turut dihadiri Ketua KONI Kabupaten Magelang R. Giyat Sasmoyo, Ketua KONI Kota Magelang Ali Sungkar, dan perwakilan Disporapar Kabupaten Magelang, Anni Syarifah.

Dalam sambutannya, R. Giyat Sasmoyo memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif IODI Jawa Tengah dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas daerah untuk membangun atmosfer olahraga yang sehat dan profesional.

“Kegiatan seperti ini sangat strategis, karena tidak hanya menumbuhkan pemahaman, tetapi juga memperkuat nilai sportivitas dan tata kelola dalam komunitas dancesport,” ujarnya.

BACA JUGA  Kolaborasi Indosat, Erafone, dan Oppo Meriahkan Festival Belanja di Jateng dan Yogyakarta

Ketua Umum IODI Jawa Tengah, Nurul Fitryana menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program kerja tahunan IODI.

“Setelah sebelumnya kami menggelar pelatihan hip hop di Surakarta pada awal Juli, kali ini fokus diarahkan pada kategori dansa ballroom seperti Tango, Cha-cha, Waltz, Country, Samba, hingga Pica-pica,” ungkapnya.

Serta pengarahan dan persiapan menuju kejuaraan nasional IODI KOMDI dan Indonesia Open yang akan berlangsung 31 Agustus nanti.

“Harapannya, seluruh pengurus dan atlet memiliki pemahaman yang selaras dalam menjaga sportivitas dan prestasi,” jelas Anna.

Pos terkait