MATASEMARANG.COM – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Jumat (3/4) mengeklaim telah menembak jatuh jet tempur F-35 milik Amerika Serikat di wilayah tengah Iran.
Nasib pilot masih belum diketahui setelah pesawat tersebut hancur, sebut kantor berita Tasnim yang mengutip pernyataan IRGC.
Hingga saat ini, Amerika Serikat (AS) belum menanggapi laporan tersebut.
Pernyataan IRGC menandai kali kedua Iran mengaku telah menembak jatuh jet tempur F-35 AS sejak eskalasi konflik pada 28 Februari.
Pada 19 Maret, Iran mengumumkan telah menembak jatuh F-35 tetapi klaim itu dibantah AS.
Pada Kamis, Iran juga mengeklaim telah menjatuhkan jet tempur F-16 milik Israel.
Timur Tengah berada dalam status siaga sejak AS dan Israel melancarkan serangan udara pada 28 Februari.
Serangan itu menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Iran kemudian meluncurkan serangan drone dan rudal ke Israel serta fasilitas militer AS di Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk.
Serangan itu menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta mengganggu pasar global dan penerbangan. [Ant/Anadolu]




















