Jadwal Pemadaman Listrik Semarang 22 Oktober 2026, Kawasan Plamongan Indah Terdampak

Ilustrasi jadwal pemadaman listrik (foto: PLN)
Ilustrasi jadwal pemadaman listrik (foto: PLN)
  • PLN melakukan pemeliharaan jaringan listrik berkala pada Kamis, 22 Oktober 2026
  • Kegiatan ini menyebabkan penghentian pasokan listrik sementara yang diperkirakan berlangsung selama enam jam, mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.
  • Puluhan ruas jalan di kawasan pemukiman Semarang Timur, termasuk kompleks Plamongan Indah dan sekitarnya, menjadi daerah terdampak padam pasokan listrik

MATASEMARANG.COM – Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem pasokan listrik dan mengamankan jaringan ketenagalistrikan, PT PLN (Persero) UID Jawa Tengah dan DIY Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Semarang melakukan pekerjaan pemeliharaan jaringan berkala pada Kamis, 22 Oktober 2026.

Proses pemeliharaan teknis tersebut berada di bawah kewenangan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Semarang Timur.

Manajemen PLN mengonfirmasi bahwa selama proses pengerjaan di lapangan berlangsung, terdapat penghentian sementara pasokan aliran listrik (temporary blackout). Estimasi waktu pemeliharaan dijadwalkan berlangsung selama enam jam, mulai pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Penghentian pasokan listrik sementara ini berdampak pada sejumlah kawasan perumahan dan jalan protokol di wilayah ULP Semarang Timur.

Adapun rincian daftar daerah pemeliharaan mencakup:

  • Jalan Kelapa Gading Raya, Jalan Dahlia, Jalan Melati, Jalan Flamboyan, Jalan Mawar Jingga, Jalan Anggrek Bulan, Jalan Kelapa Sawit.
  • Jalan Rasamala Raya, Jalan Mahoni, Jalan Pinus, Jalan Albisia, Jalan Agathis, Jalan Eboni, Jalan Jati Raya, Jalan Meranti, Jalan Angsana.
  • Jalan Bengkirai, Jalan Cendana, Jalan Johar, Jalan Lanan, Jalan Trembesi, Jalan Tusam, Jalan Kamper, Jalan Ramin, Jalan Sungkai, Jalan Balsa, Jalan Bambu Asri.
  • Kompleks Jalan Plamongan Indah dan kawasan sekitarnya.

Pihak PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan terdampak dan berkomitmen menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu agar pasokan listrik kembali normal secepatnya.

Di samping informasi pemeliharaan, PLN turut menyampaikan imbauan keselamatan ketenagalistrikan (electrical safety) kepada warga masyarakat.

Masyarakat diminta tidak mendirikan bangunan, baliho, atau tiang antena dalam jarak aman kurang dari 2,5 meter dari jaringan listrik, menghindari bermain layang-layang di sekitar kabel bertegangan, serta mengondisikan penebangan pohon berkoordinasi terlebih dahulu dengan petugas PLN demi mencegah potensi bahaya tersengat aliran listrik.

Pos terkait