Bahaya Minum Kopi Saat Sahur Menurut Dokter dan Ahli Gizi

MATASEMARANG.COM – Sebagian orang minum kopi ketika makan sahur pada dini hari. Tujuannya agar tidak mengantuk kala menjalankan aktivitas pada siang hari.

Namun, ternyata kebiasaan itu tidak disarankan oleh dokter sekaligus ahli gizi.

Dokter dan ahli gizi masyarakat Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum, menyatakan orang yang berpuasa agar tidak mengandalkan kopi saat sahur sebagai cara utama mencegah kantuk selama berpuasa, terutama bagi pekerja yang harus berkendara pada pagi hari.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Alasan Kenapa Tren Padel Mulai Menurun di Indonesia

“Kopi berefek diuretik. Bikin sering kencing dan kekurangan cairan jika seharian tidak minum,” kata Tan Shot Yen, Selasa.

Menurut ahli gizi lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu, kopi memiliki efek diuretik yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Kondisi tersebut berisiko menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat, sementara selama puasa tidak ada asupan minum hingga waktu berbuka.

Ia menjelaskan, kekurangan cairan dapat memicu rasa lemas, sakit kepala, hingga penurunan konsentrasi. Karena itu, mengandalkan kafein tanpa memperhatikan kecukupan istirahat dan cairan bukan solusi yang tepat.

BACA JUGA  Pakaian Terbuka Bukan Pemicu Utama Kekerasan Seksual

Tan menekankan bahwa rasa kantuk saat puasa sering kali berkaitan dengan kurang tidur. Perubahan jadwal makan dan ibadah pada malam hari membuat banyak orang memangkas waktu istirahat.

“Tidur kan bagian dari kebutuhan tubuh. Enam sampai tujuh jam buat dewasa,” ujarnya.

Ia menyarankan masyarakat tetap berupaya memenuhi kebutuhan tidur tersebut, baik dengan memajukan waktu tidur malam maupun membagi waktu istirahat setelah sahur.

Pos terkait