Pemeriksaan ini meliputi kesiapan prasarana, fasilitas pelayanan, dan aspek operasional lainnya.
Selain itu, DJKA Kemenhub juga melakukan inspeksi keselamatan menyeluruh melalui site visit yang mencakup pengecekan sarana, fasilitas operasi, dan sistem telekomunikasi.
Dukungan prakiraan cuaca dari BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang menjadi bagian penting dalam antisipasi cuaca ekstrem di sepanjang lintas operasional kereta api.
“Keberhasilan penyelenggaraan angkutan Lebaran ini tidak lepas dari kolaborasi intensif antara KAI dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta komunitas railfans,” imbuh Franoto.
KAI Daop 4 Semarang juga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan setia yang memilih kereta api sebagai moda transportasi mudik dan balik.
Kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan pelayanan.
“Setelah angkutan Lebaran ini, kami berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas di stasiun dan di atas kereta agar layanan KAI semakin prima dan menjadi pilihan utama masyarakat, tidak hanya saat Lebaran, tapi juga untuk liburan dan perjalanan lainnya,” tutup Franoto.


















