Kecelakaan Silayur, Trans Semarang Lakukan Rekayasa Rute Koridor 4 dan Feeder

Trans Semarang rekayasa rute imbas kecelakaan Silayur, Jumat 10 April 2026 (foto: Trans Semarang)
Trans Semarang rekayasa rute imbas kecelakaan Silayur, Jumat 10 April 2026 (foto: Trans Semarang)

MATASEMARANG.COM – Insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di turunan Silayur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang pada Jumat 10 April 2026 pagi.

Sebuah truk trailer diduga mengalami rem blong hingga terguling dan menutup seluruh badan jalan di Jembatan Pengilon.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.05 WIB ini mengakibatkan kemacetan parah dari arah BSB City maupun dari arah pusat Kota Semarang.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Pemkot Semarang Siapkan Daerah Rawan Rob Ini Jadi Lokasi Ekowisata

Menanggapi situasi tersebut, pihak Trans Semarang bergerak cepat dengan memberlakukan penyesuaian rute demi menjaga kenyamanan pengguna jasa.

Berdasarkan pernyataan resmi melalui akun Instagram @transsemarang, berikut adalah detail perubahan rute sementara akibat akses jalan yang belum bisa dilalui:

  • Koridor 4 (arah Kota): Bus dari Terminal Cangkiran menuju arah kota terpaksa melakukan putar balik di area BSB.
  • Koridor 4 (arah Cangkiran): Bus melakukan putar balik di Kalibanteng, sehingga layanan hanya tersedia sampai Halte Cakrawala 2.
  • Feeder 1A: Saat ini belum dapat memberikan layanan operasional.
  • Feeder 1B: Rute dialihkan langsung menuju Jalan Honggowongso Klampisan.
BACA JUGA  Dampak Banjir, Beberapa Rute Trans Semarang Disesuaikan

Bagi pengguna jasa yang ingin melanjutkan perjalanan menuju pusat kota, disarankan untuk transit menggunakan Feeder 4B menuju Terminal Gunungpati.

Dari sana, penumpang dapat berganti ke bus Koridor 8 yang menuju arah Simpang Lima.

Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi menyayangkan adanya truk sumbu tiga yang melintas di luar jam operasional yang ditentukan.

Berdasarkan aturan, truk besar hanya diperbolehkan melintas mulai pukul 23.00 WIB hingga 05.00 WIB.

“Kami akan berkoordinasi dengan Dishub Kota Semarang untuk menindak tegas perusahaan truk yang masih ‘mencuri waktu’ melintas di siang hari. Proses penyelidikan dan evakuasi saat ini masih berlangsung di lokasi kejadian,” pungkas Yunaldi.

BACA JUGA  208 Penumpang Pesawat Mendarat Perdana pada Tahun 2026 di Bandara Ahmad Yani Semarang

Bagi warga Semarang yang akan melintasi kawasan Ngaliyan, diimbau untuk mencari jalur alternatif melalui jalur Manyaran atau Gunungpati guna menghindari kemacetan panjang di titik Silayur.

Pos terkait