MATASEMARANG.COM – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak mahasiswa asal Jateng sebagai putra daerah yang saat ini sedang kuliah di perantauan agar setelah lulus mau pulang ke kampungnya masing-masing dan berkontribusi dalam membangun daerahnya.
“‘Ndang luluso, ndang muliho, ndang kerjo, ndang bangun provinsimu, kampungmu, dan keluargamu nang Jawa Tengah’. (Cepatlah lulus, cepat pulang, cepat bekerja, dan cepat membangun provinsimu, kampungmu, serta keluargamu di Jateng),” katanya, di Semarang, Minggu.
Menurut dia, mahasiswa asal Jateng yang menempuh pendidikan di luar daerah memiliki peran penting bagi masa depan daerahnya.
Bekal ilmu serta pengalaman yang diperoleh di luar Jateng, kata dia, diharapkan dapat menjadi modal bagi generasi muda untuk pulang, berkarya, dan ikut mendorong pembangunan daerah masing-masing.
Ia mengatakan, mahasiswa yang saat ini masih kuliah merupakan bagian dari generasi Z, dan pihaknya sedang mengembangkan program Kartu Zilenial, yakni pemberdayaan pemuda untuk pengembangan diri melalui akses gratis ke pelatihan kewirausahaan, keterampilan, maupun komunitas.
Program tersebut juga didukung oleh Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekraf) Jateng yang bertujuan memberikan berbagai pelatihan kepada generasi muda, agar dapat tersalurkan ke profesi masing-masing.
“Kita tahu anak-anak kita sekarang lebih bergairah dalam mengembangkan ekonomi kreatif. Ekonomi kreatif itu ekonomi yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri maupun orang lain,” katanya.





















