MATASEMARANG.COM – Kondisi fisik Jembatan Dengkeng di Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, kini semakin memprihatinkan.
Dari hasil peninjauan Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah, Rabu 1 April 2025, terlihat badan jalan jembatan mengalami penurunan hingga tampak melengkung.
Ketua Komisi D DPRD Jateng Nur Saadah menyampaikan bahwa jembatan ini merupakan akses vital masyarakat.
Apalagi saat debit Sungai Dengkeng meningkat, jembatan kerap tergenang air sehingga menimbulkan kekhawatiran pengguna jalan.
“Dalam peninjauan ini, Komisi D ingin melihat kesiapan Dinas PUPR dalam rencana pembangunan jembatan,” ujarnya didampingi Kabid Bina Marga Dinas PUPR Jateng Temmy Purboyono.
Menurut keterangan Dinas PUPR, pembangunan jembatan baru akan dimulai Mei 2026 dan ditargetkan selesai Desember 2026.
Selama proses pembangunan, akan dibuat jembatan sementara agar akses masyarakat tetap terjaga.
“Dengan begitu, masyarakat tidak lagi khawatir saat melewati jembatan karena nantinya akan mendapatkan jembatan baru yang lebih baik,” tambah Nur Saadah.
Data Dinas PUPR menyebutkan, jembatan baru akan dinaikkan 2 meter dari elevasi sebelumnya agar tidak lagi tergenang saat sungai meluap.
Jembatan sepanjang 40 meter dengan lebar 7 meter ini akan dibangun menggunakan anggaran Rp 22,4 miliar dari APBD Provinsi Jateng.





















