Korban Pesawat ATR adalah Pramugari Bernama Florencia Lolita

Florencia Lolita
Florencia Lolita Wibisono. TikTok

MATASEMARANG.COM – Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi salah seorang korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. Dia adalah pramugari atas nama Florencia Lolita Wibisono.

Kepastian identigikasi ini usai pemeriksaan  post mortem dan ante mortem di Posko DVI, Biddokkes Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Jenazah dengan nomor post mortem 62B.01 cocok dengan ante mortem nomor AM004, teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono, jenis kelamin perempuan, umur 33 tahun,” ujar Kepala Bidokkes Polda Sulsel Kombes Pol Muhamad Haris saat konferensi pers di Makassar, Rabu.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Telanjur Mengaku Diterima Jadi Pramugari, Gadis Ini Nekat Berseragam Batik Air

Hasil identifikasi tersebut terungkap setelah tim di Posko DVI menerima satu kantong jenazah pada Selasa (20/1) malam dan melakukan identifikasi secara cermat bersama tim DVI Pusdokes Polri, tim Iden Polda Sulsel, Tim Pusiden Polri, dan Departemen Forensik dan Medikologal Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas).

“Alamat (korban) Apartemen Walk Tower A Unit 216 Bulo Gadung, Jakarta Timur. (Identifikasi) melalui sidik jari, data gigi, properti dan ciri medis,” ucapnya.

Kepala Pusident Bareskrim Polri Brigjen Mashudi menambahkan untuk Iden dilihat dari jenazah masih dalam keadaan bagus, sehingga untuk papiler yang ada yakni sidik jari masih bisa terbaca.

BACA JUGA  Curhat Jokowi di Reuni Fakultas Kehutanan '80 UGM

“Sehingga, kami sudah langsung mengambil sidik jarinya, kemudian dengan peralatan kami miliki bisa langsung membaca identitas yang bersangkutan,” tuturnya.

Tetapi untuk memastikan dan membuktikan secara saintifik, lanjutnya, dilakukan pembandingannya dengan mengambil sidik jari jempol tangan kiri dan dilakukan pembandingan dengan data pembanding lain yang dimiliki.

Pos terkait