Korban Pesawat ATR adalah Pramugari Bernama Florencia Lolita

Florencia Lolita
Florencia Lolita Wibisono. TikTok

“Contohnya, kita mengambil sidik jari pada post mortem, kemudian kita melakukan pembandingan secara manual dengan data pembanding. Maka, kami bisa meyakini secara keilmuan bahwa bersangkutan adalah Florencia Lolita Wibisono,” ucapnya.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan terungkapnya identitas korban tersebut setelah dibuktikan secara saintifik dan pemeriksaan tim DVI telah diakui secara internasional sehingga hasilnya valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Seperti tadi disampaikan Kabiddokes dan Kapusident bahwa hasil pemeriksaan tidak terbantahkan, data identitas identik dengan korban,” kata Kapolda.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Mayat Pria Ditemukan di Reservoir Siranda Semarang

Mengenai dengan penyerahan serah terima jenazah korban kepada pihak keluarga, Djuhandhani mengatakan hal itu akan menyerahkan lebih lanjut kepada Basarnas sebagai leading sector dalam penanganan kecelakaan pesawat tersebut lebih lanjut.

Sebelumnya Posko DVI di Biddokkes Polda Sulsel di area Rumah Sakit Bayangkara telah menerima dua jenazah korban untuk diidentifikasi. Jenazah yang pertama tiba pada Selasa (20/1/2026) malam dengan jenis kelamin perempuan (sudah terinstifikasi). Jenazah kedua tiba pagi tadi, jenis kelamin laki-laki (belum teridentifikasi).

BACA JUGA  Semua Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan

Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dinyatakan hilang kontak di daerah perbatasan Kabupaten Maros dengan Pangkajene dan Kepulauan sebelum mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin pada Sabtu (17/1).

Pesawat tersebut ditumpangi oleh 10 orang, yang terdiri atas tujuh kru pesawat dan tiga penumpang. Dua korban telah ditemukan di wilayah pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulsel. [Ant]

Pos terkait