Kudus Banjir Setelah Dilanda Hujan Deras

MATASEMARANG.COM – Banjir menggenangi permukiman warga, akses jalan, dan sejumlah fasilitas umum setelah hujan turun deras mengguyur Kabupaten Kudus, Jumat malam.

Banjir itu mengakibatkan enam rumah warga di Desa Singocandi tergenang, setelah tembok pembatas antara perumahan dengan Sungai Gelis rusak, mengingat debit air sungai juga meningkat pada Jumat (9/1) malam.

Menurut Kepala pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Eko Hari Djatmiko, Sabtu, hujan deras yang mengguyur wilayah itu mengakibatkan jembatan sebelum pintu masuk Wisata Colo, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, rusak.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Cahaya Lilin di Palagan Ambarawa, Mengenang Pahlawan Hari Juang Kartika

“Banjir juga terjadi di Kecamatan Mejobo, mulai dari Desa Golantepus, Temulus, hingga Kesambi dengan ketinggian genangan mencapai 50-an sentimeter,” ujarnya.

Pada Jumat (9/1) malam, Jalan Pantura Timur Kudus-Pati juga tergenang banjir, namun saat ini genangan mulai surut, sehingga arus lalu lintas kembali normal.

Demikian juga genangan banjir yang terjadi di Desa Singocandi, katanya, juga mulai surut pada Jumat (9/1) pukul 23.00 WIB.

Kasat Samapta Polres Kudus AKP Noor Alifi mengaku bersama jajaran Polsek Kudus Kota pada Jumat (9/1) malam melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Luapan air Sungai Gelis terjadi di Desa Singocandi RT 8 RW 3.

BACA JUGA  Kebakaran Sumur Minyak di Blora, Pemprov Jateng Bentuk Tim Verifikasi Lintas Sektoral

Debit air yang meningkat mengakibatkan pagar tembok pembatas antara Perumahan Singocandi dan Sungai Gelis roboh sepanjang sekitar 3 meter dengan tinggi 2 meter, sehingga mengakibatkan enam rumah warga tergenang air setinggi 1 meteran.

Pos terkait