MATASEMARANG.COM – Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah Krisseptiana menggelar reses di Balai RW 05 Kelurahan Gemah, Pedurungan, Kota Semarang pada awal Februari 2026.
Acara yang dihadiri lebih dari 100 warga ini menjadi wadah penyampaian aspirasi sekaligus sosialisasi program Semarang Bersih.
Dalam paparannya, Krisseptiana menekankan pentingnya gerakan gaya hidup sadar sampah.
Menurutnya, masyarakat harus mulai membiasakan diri memilah dan mengolah sampah rumah tangga agar volume sampah yang masuk ke tempat pemprosesan akhir (TPA) bisa ditekan.
“Gerakan ini bukan sekadar slogan, tapi langkah nyata untuk menjaga lingkungan. Pemerintah Kota Semarang juga akan membantu dengan menyediakan alat pencacah sampah,” ujarnya dikutip Jumat 6 Maret 2026.
Selain isu lingkungan, warga RW 05 Gemah menyampaikan sejumlah kebutuhan infrastruktur yang mendesak.
Aspirasi tersebut antara lain pembangunan talut sungai di Jalan Gemah Raya, pavingisasi di beberapa gang seperti Dahlia dan Mawar, perbaikan saluran air, hingga renovasi gapura di Jalan Gemah Barat.
Krisseptiana menegaskan bahwa aspirasi warga akan diperjuangkan melalui pokok pikiran (pokir) DPRD.
“Kami hadir untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Infrastruktur yang baik dan lingkungan yang bersih adalah fondasi kesejahteraan warga,” tambahnya.
Reses ini juga dihadiri anggota DPRD Kota Semarang Rahmulyo Adi Wibowo, serta ketua RW 05 Gemah.
Diskusi berlangsung hangat, mencerminkan semangat warga dalam mendukung pembangunan wilayah sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.


















