Lima Perilaku Mengemudi di Jalan Tol yang Harus Dihindari

“Metode ini membantu memastikan pengendara memiliki jarak yang aman dengan kendaraan di depannya,” jelas dia.

Peringatan kelima yang harus dihindari oleh pengendara adalah tidak memaksakan berkendara dalam keadaan lelah. Fenomena titik lelah dalam berkendara, yang ditandai dengan menurunnya konsentrasi akibat kelelahan fisik pengemudi, menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas.

Titik lelah umumnya terjadi setelah pengendara mengemudi selama empat jam berturut-turut. Jika dibiarkan, kondisi tubuh pengemudi yang lelah dapat menyebabkan microsleep yang sangat berbahaya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Jasamarga Lakukan Pemeliharaan Jalan Tol Batang - Semarang

Microsleep merupakan kondisi hilangnya kesadaran, fokus, atau perhatian seseorang karena merasa lelah atau mengantuk, umumnya berlangsung sekitar sepersekian hingga 10 detik.

Adapun tanda-tanda pengemudi merasa lelah saat berkendara, antara lain mata terasa berat, mengantuk, dan sering menguap, cara mengemudi terlihat tidak beraturan (mobil mengarah ke kanan dan ke kiri dengan tidak teratur), refleks dalam tubuh tidak bekerja dengan normal, serta sulit menegakkan kepala. (Ant)

Pos terkait