Longsor Cilacap: Tiga Jenazah Ditemukan, Tertimbun hingga 8 Meter

“Dalam pelaksanaan hari ketiga ini, dua korban pertama ditemukan di worksite A2 dalam kondisi meninggal dunia. Terbaru, pukul 11.37 WIB, satu body part (bagian tubuh) korban kembali terevakuasi dari lokasi yang sama,” katanya.

Ia mengatakan proses evakuasi dilakukan menggunakan ekskavator karena tebalnya material longsor dan kondisi tanah yang tidak stabil.

Setelah berhasil dievakuasi, kata dia, seluruh jenazah dibawa ke RSUD Majenang untuk proses identifikasi lanjutan oleh tim medis.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Korban Jiwa Kebakaran Sumur Minyak Blora Bertambah

Menurut dia, operasi SAR mendapat dukungan penuh dari berbagai unsur, termasuk anjing pelacak dari TNI, Polri, dan Basarnas, pompa alkon, peralatan berat dari BNPB, serta personel dari organisasi potensi SAR dan instansi pemerintah lainnya.

“Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus melanjutkan pencarian terhadap korban lainnya di beberapa titik yang telah dipetakan. Kami akan bekerja sampai seluruh korban ditemukan,” katanya disitat Antara.

Ia mengatakan tim SAR dijadwalkan melanjutkan operasi hingga cuaca dan kondisi medan tidak memungkinkan, dengan prioritas utama mempercepat penemuan seluruh korban yang masih hilang.

BACA JUGA  Lindungi Pekerja Migran, Kementerian P2MI Gandeng Perpukadesi

Bencana tanah longsor terjadi pada Kamis (13/11), sekitar pukul 19.00 WIB, serta menimbun sejumlah rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap.

Berdasarkan pendataan sementara setelah kejadian, total korban mencapai 46 orang, terdiri atas 23 selamat, dua meninggal dunia, dan 21 orang dilaporkan hilang.

Tiga warga yang terdiri atas Maya, Haryanto, serta Andi mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Majenang.

Pos terkait