Di kelas Campuran Non-Seeded, M. Rubin Caesar menunjukkan konsistensi dengan memimpin 50 poin, mengungguli Javier Bhagawanta dan Iqbal Maulana. Kejuaraan ini menjadi sorotan dengan banyaknya rider baru yang menunjukkan potensi besar.
Agnes Wuisan, penyelenggara dari 76Rider, menyatakan kepuasannya terhadap kualitas kompetisi. Hujan tidak mengurangi semangat para rider, malah menambah tantangan dan daya tarik lomba. “Tahun ini semakin menarik dengan banyak peserta baru dari berbagai segmen balap motor,” jelas Agnes.
Di luar balapan, Trial Game Dirt 2025 di Semarang juga menghadirkan hiburan bagi penonton, mulai dari live band Matheo in Rio hingga atraksi BMX Freestyle.
Rangkaian Trial Game Dirt 2025 terdiri dari lima seri, dengan seri berikutnya di Sidoarjo, Bandung, Probolinggo, dan ditutup di Solo. Zidane diharapkan terus menjaga konsistensi untuk mengamankan gelar Juara Umum musim ini.
Dengan pencapaian di Semarang, Zidane mengirimkan sinyal kuat kepada para pesaingnya bahwa ia bertekad untuk mencetak sejarah baru di pentas Trial Game Dirt 2025.


















