Mitra Driver Gojek Dibekali Cara Pertolongan Pertama pada Henti Jantung dan Patah Tulang

Area Head Gojek Semarang Nur Andriansyah mengatakan pelatihan BHD ini memang baru pertama kali diadakan. Andri menyebut, mitra driver yang sehari-harinya berada di jalanan tentu banyak menemukan kecelakaan lalu lintas.

Melalui pelatihan ini, mitra driver diharapkan bisa ikut memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan.

“Mitra Driver ini kan sehari-hari ada di jalan, jadi dengan pelatihan ini diharapkan bisa menjadi orang pertama yang menolong saat ada kecelakaan,” kata Andri.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Bakti GoTo untuk Negeri: Perlindungan Sosial hingga Beasiswa untuk Mitra

Pelatihan yang diikuti oleh 250 mitra driver ini diharapkan bisa menjadi bekal saat ada kondisi darurat di jalan raya. 

“Gojek mendukung peningkatan keselamatan di jalan raya. Jadi adanya pelatihan ini diharapkan menjadi tambahan ilmu baik para driver kami,” terangnya.

Pelatihan BHD yang diselenggarakan Gojek yang  berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Semarang Nur Dian Rahmawati mengapresiasi langkah Gojek dalam berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang serta menekankan pentingnya peran masyarakat dalam fase awal kondisi darurat.

BACA JUGA  Antusiasme Dubes Inggris Berbahasa Indonesia

“Dalam banyak kasus, masyarakat sekitar adalah pihak pertama yang berada di lokasi sebelum tenaga medis datang. Menit-menit awal sangat menentukan keselamatan korban. Karena itu, tindakan awal yang benar menjadi sangat penting,” kata Dian.

Ia menambahkan bahwa bantuan hidup dasar adalah kemampuan yang bisa dipelajari oleh masyarakat umum.

“Pelatihan ini bukan untuk menjadikan mitra driver sebagai tenaga medis, tetapi agar mereka memahami langkah dasar yang aman dan tidak memperburuk kondisi korban sambil menunggu bantuan profesional,” tandasnya.

Pos terkait