MATASEMARANG.COM – Bank Jateng menyediakan 65 unit bus dan 4 gerbong kereta api dalam program Mudik dan Balik Rantau Gratis 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Program ini secara khusus menyasar pekerja sektor informal seperti asisten rumah tangga, buruh pabrik, pengemudi bajaj, hingga pedagang kecil agar dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman tanpa terbebani biaya perjalanan.
Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko menjelaskan bahwa partisipasi ini bukan sekadar menyediakan transportasi gratis, tetapi juga upaya menekan risiko kecelakaan.
“Banyak masyarakat yang biasanya mudik menggunakan sepeda motor. Dengan adanya program ini, kami berharap mereka memilih moda transportasi yang lebih aman,” ujarnya Senin 16 Maret 2026.
Untuk arus mudik, Bank Jateng menyiapkan 53 bus berkapasitas 2.250 penumpang dari Jabodetabek menuju berbagai kota di Jawa Tengah. Sedangkan untuk arus balik, tersedia 12 bus berkapasitas 600 penumpang serta 4 gerbong kereta Tawang Jaya Premium dengan kapasitas 320 penumpang menuju Jakarta.
Seluruh armada bus yang digunakan telah memenuhi standar emisi Euro 4 dengan tahun produksi minimal 2024, demi memastikan kenyamanan sekaligus mendukung aspek ramah lingkungan.
Selain itu, Bank Jateng juga menyiapkan mobil ambulans yang akan mendampingi perjalanan di sepanjang Tol Trans Jawa untuk mengantisipasi kondisi darurat.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi langkah Bank Jateng.
“Program ini kami hadirkan untuk mempermudah masyarakat, terutama pekerja sektor informal, agar bisa pulang kampung dengan lebih aman dan nyaman,” katanya.





















