Musim Kemarau Tapi Semarang Masih Sering Hujan, Pemkot Minta Warga Pesisir Waspada Rob

Ilustrasi hujan (pexels)
Ilustrasi hujan (pexels)

MATASEMARANG.COM – Pada bulan Mei 2025 Jateng, termasuk Kota Semarang sudah memasuki musim kemarau.

Namun kemarau kali ini di Kota Semarang sering diwarnai dengan hujan yang tiba-tiba terjadi di sore atau malam hari.

Dalam akun Instagram resmi Pemkot Semarang @semarangpemkot, hal ini dinamakan ‘Kemarau Basah’.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Indeks Pembangunan Manusia Kota Semarang Masuk Kategori Tinggi

“Siang panas banget, tapi kok sore hujan deras? Yap, ini namanya kemarau basah!” ungkapnya.

“Cuaca belakangan ini memang agak membingungkan dan masyarakat wilayah pesisir Kota Semarang juga harus mewaspadai potensi terjadinya rob yang dapat ditimbulkan. Stay Safe dan jangan lupa jaga kesehatan ya sedulur,” sambungnya.

Dalam slide selanjutnya, Pemkot Semarang menjelaskan tentang fenomena kemarau basah yang terjadi.

“Musim kemarau tahun ini disebut Kemarau Basah karena meskipun sudah masuk musim kemarau, masih sering terjadi hujan di beberapa wilayah, termasuk Kota Semarang. Penyebabnya antara lain angin munson dan anomaly cuaca global,” bebernya.

BACA JUGA  5 Hal yang Lekat dengan Imlek di Kota Semarang, Bikin Liburan Keluarga Semakin Berwarna

Adapun dampak yang ditimbulkan oleh kemarau basah adalah suhu siang hari terasa terik dan menyengat sedangkan sore atau malam bisa terjadi hujan mendadak.

“BMKG memperkirakan kondisi seperti ini akan berlangsung sampai akhir agustus 2025,” tambahnya.

Untuk itu, masyarakat Kota Semarang, terutama yang berada di pesisi diminta waspada pada potensi terjadinya rob.

“Banjir pesisir berpotensi terjadi akibat adanya aktifitas pasang air laut yang dapat mempengaruho dinamika pesisir di wilayah pantura jawa Tengah,” ungkapnya.

BACA JUGA  Eks Buruh Sritex Gelar Aksi Soal Kejelasan Pesangon

Masyarakat pesisir juga diimbau selalu memantau informasi cuaca dan pasang laut dari BMKG.

Pos terkait