MATASEMARANG.COM – Dalam suasana kebersamaan dan semangat pemberdayaan, Kecamatan Ngaliyan sukses menggelar Ngaliyan Festival 2025 pada Minggu 14 Desember 2025.
Event yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Ibu dan HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-26 ini menjadi ruang temu kreativitas sekaligus pusat pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Salah satu fokus utama dari festival ini adalah penyelenggaraan Bazar UMKM yang masif.
Kegiatan ini bukan sekadar pameran produk, tetapi juga merupakan langkah strategis Pemerintah Kecamatan Ngaliyan untuk menekan laju inflasi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Selain itu, bazar ini bertujuan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memberdayakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Camat Ngaliyan, Moeljanto, menyampaikan harapannya agar festival ini memberikan dampak positif yang luas.
“Ada banyak kegiatan kali ini, semoga membawa manfaat kepada masyarakat Ngaliyan dan Kota Semarang,” ujar Moeljanto.
Tidak hanya itu, kegiatan semakin meriah dengan lomba fashion show dengan menampilkan pakaian dari hasil daur ulang.
Lebih dari sekadar menyediakan lapak, Ngaliyan Festival 2025 juga membekali para pelaku UMKM dengan skill digital yang krusial.
Mereka mendapatkan pelatihan fotografi produk sederhana agar hasil jepretan produk terlihat menarik dan profesional.
Tak hanya itu, copywriting produk yang memikat juga menjadi materi pembahasan utama. Sesi workshop ini bertujuan untuk membantu UMKM Ngaliyan agar benar-benar naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

















