Dengan hadirnya teknologi ini, RS Telogorejo berharap masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar negeri untuk mendapatkan layanan serupa.
Sementara itu, Wound Management Center (WMC) hadir sebagai pusat perawatan luka modern berbasis evidence-based medicine dengan dukungan teknologi terkini dan tenaga medis bersertifikasi internasional.
Menurut Alice, WMC tidak hanya menangani luka, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup pasien, bahkan pada kasus berat yang sebelumnya berisiko amputasi.
“Kami ingin menghadirkan layanan yang tidak hanya modern, tetapi juga nyaman dan ramah bagi proses penyembuhan pasien,” jelasnya.
Sementara itu, layanan One Day Surgery (ODS) mengedepankan efisiensi tanpa mengurangi standar keselamatan. Melalui konsep bedah sehari, pasien dapat menjalani tindakan minimal invasif dan pulang di hari yang sama.
Ketua Pengurus Yayasan Kesehatan Telogorejo Hendro Sutantyo, menyebut peluncuran tiga layanan ini sebagai langkah strategis menghadirkan layanan medis berstandar internasional.
“Kami meresmikan tiga layanan unggulan sekaligus, yaitu Wound Management Center, One Day Surgery, dan robot penggantian sendi lutut Ronee. Ini menjadi kebanggaan sekaligus langkah strategis menghadirkan standar layanan medis kelas dunia,” terang Hendro.
Ia mengatakan, pesatnya perkembangan teknologi medis di Asia Tenggara menjadi dorongan bagi SMC RS Telogorejo untuk terus berinovasi dan bersaing dengan negara lain.
Menurutnya, kehadiran layanan ini diharapkan membuat masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar negeri.




















