MATASEMARANG.COM – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melindungi nilai aset dari inflasi, PT Pegadaian melihat adanya potensi pertumbuhan investor emas ritel yang masih sangat besar.
Emas merupakan instrumen lindung nilai yang relatif stabil. Walaupun bukan investasi yang memberikan keuntungan instan, emas mampu menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang.
Deputy Operasional Pegadaian Kanwil XI Semarang Ali Mustaat mengatakan guna memperkuat brand awareness dan juga strategi pengembangan pasar investasi emas, pihaknya menggelar program aktivasi bertajuk “Ramadan bareng Tring” di Pakuwon Mall Yogyakarta pada 7–8 Maret 2026.
Kegiatan ini dilakukan untuk mempercepat adopsi layanan digital melalui aplikasi Tring di Wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.
“Kegiatan tersebut dirancang sebagai platform edukasi finansial yang dikemas dalam format hiburan untuk menjangkau segmen masyarakat yang lebih luas, khususnya generasi muda,” kata Ali, Senin, 9 Maret 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Pegadaian juga mengkombinasikan program edukasi investasi dengan berbagai aktivitas publik seperti bazar UMKM, lomba busana muslim, lelang emas dengan harga khusus, games seru serta sebagai wujud kepedulian sosial perusahaan, Pegadaian memberikan santunan kepada Panti Asuhan Bumi Damai Yogyakarta dan untuk menutup kegiatan tersebut ada hiburan musik.
Pendekatan ini sekaligus menjadi strategi experiential marketing perusahaan untuk memperkuat engagement dengan masyarakat serta meningkatkan awareness terhadap produk investasi emas Pegadaian.


















