MATASEMARANG.COM – Pemerintah Kota Semarang menggelar Bazar Ramadan dan Gerakan Pangan Murah di 177 Kelurahan yang ada di Kota Semarang pada Rabu, 11 Maret 2026.
Bazar Ramadan dan Gerakan Pangan Murah ini merupakan salah satu upaya Pemkot dalam mengendalikan harga bahan pokok di Ibu Kota Jawa Tengah.
Dalam Bazar Ramadan juga ada program tebus murah paket sembako hanya seharga Rp50 ribu per paket dengan menggunakan kupon yang telah dibagikan oleh Dinas Perdagangan ke masing-masing Kelurahan.
Sebanyak 2.834 paket sembako program tebus murah telah disiapkan oleh Pemkot yang berkolaborasi dengan 34 perusahaan dan instansi.
Tak hanya tebus murah, ada juga penjualan produk makanan hingga konveksi yang melibatkan 58 UMKM di Kota Semarang.
“Pasar murah ini adalah bagian dari 240 titik pasar murah yang kita lakukan sampai Lebaran. Selama itu kita juga mengkonsolidasikan berbagai macam bantuan dari seluruh masyarakat untuk bisa membantu kaum rentan tentunya dengan pembagian sembako,” kata Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng usai membuka Bazar Ramadan dan Gerakan Pangan Murah di Halaman Balai Kota Semarang.
Semarang saat ini menjadi penentu inflasi di Jawa Tengah, sehingga dengan gerakan pasar murah ini diharapkan bisa menstabilkan harga.
“Kita paling rajin untuk proses pengendalian harga sesuai dengan arahan BI. Cara paing efektif adalah dengan menyebarkan proses gerakan pangan murah di titik yang paling kecil dan kering sehingga harapan kita harga terkendali,” terangnya.
Selain itu, Wali Kota juga mengingatkan agar masyarakat tidak panic buying membeli kebutuhan pokok menjelang Lebaran.


















