Pemkot Siapkan Skema Konektivitas Kawasan Semarang Lama

Wali Kota Semarang saat menghadiri kompetisi DOSS Photolympic 2025 Chapter Semarang di Oudetrap Kota Lama Semarang (matasemarang.com/Lia Dina)
Wali Kota Semarang saat menghadiri kompetisi DOSS Photolympic 2025 Chapter Semarang di Oudetrap Kota Lama Semarang (matasemarang.com/Lia Dina)

Agustina juga mengapresiasi terselenggaranya kompetisi DOSS Photolympic 2025 Chapter Semarang. Ajang kompetisi fotografi tahunan ini menggabungkan konsep lomba foto dengan photo rally serta memadukan kemampuan memotret dan kemampuan menganalisa panduan soal yang diberikan oleh tim juri.

Acara diikuti ratusan peserta dari berbagai komunitas fotografi baik dari Kota Semarang maupun luar kota Semarang. Para peserta ditantang untuk mencari jawaban soal dalam bentuk foto di 20 lokasi yang telah ditentukan di sudut-sudut Kota Lama.

BACA JUGA  Agustina Wilujeng Berikan Tips Jadi Seorang Pemimpin

“Luar biasa antusiasme pesertanya banyak sekali. Sampai 700-an peserta. Tidak hanya dari Kota Semarang, ada yang datang dari Yogyakarta, Jepara, bahkan Surabaya,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Lomba ini digelar di tujuh kota besar di Indonesia. Lima peserta terbaik akan membawa pulang hadiah dengan total senilai Rp10 juta.

BACA JUGA  Dewan Dukung Revitalisasi Semarang Zoo Jadikan Kebun Binatang Tipe A

Lebih dari itu, pemenang utama akan melangkah ke Jakarta untuk mewakili Kota Semarang di Grand Final DOSS Photolympic 2025 dan terbuka peluang besar untuk memenangkan total hadiah hingga Rp70 juta.

Sebagai bentuk dukungannya, wali kota bahkan memberikan tambahan hadiah uang tunai sebesar Rp10 juta untuk mengapresiasi pemenang di luar kategori yang telah ditentukan panitia.

Dirinya menyatakan bahwa Kota Semarang merupakan kota yang tidak pernah habis untuk diabadikan. Ada ragam budaya, ruang publik, lanskap kota yang penuh warna dan layak dilihat dari perspektif kreatif.

BACA JUGA  Disbudpar Beberkan Sejumlah Acara di Semarang Ditunda Imbas Demo

“Terima kasih banyak telah menjadikan Kota Lama Semarang sebagai lokasi hunting. Saya meyakini hasil-hasil para fotografer ini baik semua sehingga mampu menggambarkan narasi visual Kota Semarang yang kuat, dan tentunya memberikan resonansi kebahagiaan bagi penontonnya,” tandasnya.

Pos terkait