“Kerja sama lintas daerah sangat diperlukan agar solusi yang diambil bersifat komprehensif dan saling memahami kekuatan serta tantangan masing-masing wilayah,” tambahnya.
Retret kepemimpinan ini dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pada Selasa (10/6).
Peserta terdiri dari wakil kepala daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), direktur BUMD, pejabat administrator, hingga analis kebijakan.
Mereka akan mendapatkan pelatihan intensif dari lembaga nasional seperti Bappenas, KemenPAN-RB, Kemendagri, KPK, serta tokoh agama dan widyaiswara.
Materi utama yang disampaikan mencakup geopolitik dan wawasan kebangsaan, dengan tujuan membentuk karakter negarawan di kalangan birokrat.
Selain itu, peserta juga akan mendalami Asta Cita sebagai arah pembangunan nasional yang perlu diinternalisasi hingga ke tingkat pelaksana daerah.
Retret ini dirancang bersama Lembaga Ketahanan Nasional RI dan merupakan bagian dari upaya memperkuat harmoni kepemimpinan di Jawa Tengah.


















