MATASEMARANG.COM – Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja ke Desa Wisata Mina Padi Samberembe, Dusun Samberembe, Desa Candibinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, DIY, pada Rabu 4 Maret 2026.
Rombongan mengagumi konsep pengembangan desa wisata berbasis pertanian terpadu padi dan ikan (mina padi) yang telah berhasil dikembangkan warga setempat.
Anggota Komisi B Yusuf Hidayat menyebutkan kunjungan ini memberikan informasi berharga terkait tata kelola agrowisata berbasis sistem mina padi.
“Kami ingin mempelajari secara langsung penerapan sistem mina padi yang telah berhasil dikembangkan di Sleman. Informasi ini sangat berharga untuk menjadi referensi pengembangan desa wisata guna memperkuat program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya.
Rombongan DPRD Jateng turut didampingi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pertanian, serta Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jateng.
Pendiri Desa Wisata Mina Padi Samberembe Gunarto menjelaskan bahwa kawasan ini telah dikembangkan sejak 2011 dengan luas area sekitar 5 hektare.
Konsepnya adalah Mina Wisata Technopark, yang memadukan budidaya padi dan ikan nila dalam satu lahan sehingga menghasilkan panen ganda dalam satu siklus.
“Konsep ini menjadi simbiosis saling menguntungkan antara sektor pertanian dan perikanan,” jelasnya.
Manajer desa wisata Fransiskus Ero menambahkan bahwa pengunjung tidak hanya menikmati panorama desa, tetapi juga bisa belajar budidaya mina padi, memberi pakan ikan, hingga memahami teknologi pertanian terpadu. Selain itu, tersedia kolam pemancingan dan kuliner berbasis ikan segar hasil panen.





















