Sekolah Jurnalistik PWI Jateng – FH Unissula, Upaya Bekali Mahasiswa Etika Berpikir dan Menulis

Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS (matasemarang/ Achmad Zaenal M)
Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS (matasemarang/ Achmad Zaenal M)

Dia juga meminta kepada para mahasiswa untuk tidak menganggap sederhana sekolah ini. Pasalnya, karena kegiatan ini merupakan prasyarat studi dan kelulusan bagi mahasiswa FH. Kedua, selaras dengan UU Pendidikan Tinggi terkait Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia guna membentuk SDM unggul.

Namun yang jelas, kata dia, dari Sekolah Jurnalistik ini mahasiswa akan belajar berbagai etika, yaitu etika berpikir, etika berkomunikasi, dan etika menulis.

”Etika berpikir berkait cara berpikir konstruktif, bukan destruktif. Salah satunya terbiasa mencari informasi yang benar dan akurat. Etika komunikasi, mengajarkan bentuk-bentuk komunikasi yang santun. Etika menulis, akan menjadikan kita penulis yang baik, penyampai kebenaran dan bukan penyebar hoaks. Apapun profesinya nanti, di mana akan bertugas, selalu menjaga kebenaran dan etika,” imbuhnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  HUT Kota Semarang ke-478, Wali Kota Agustina Gratiskan BRT bagi Pelajar dan Mahasiswa

Dalam sekolah jurnalistik tersebut, Setiawan Hendra Kelana membuka materi ajar tentang Hukum Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Materi tersebut melingkupi etika bermedia dan alasan mengapa berjurnalistik itu diatur.

Sedangkan Alkomari menyampaikan materi tentang Konrvegensi Media, Widiyartono R mengupas Teknik dan Praktik Penulisan Artikel Ilmiah Populer, serta Budi Sutomo memberi materi soal Teknik dan Praktik Menulis Pendapat Hukum (Legal Opinion).

Pos terkait