Semua Guru Honorer Semarang Diangkat Jadi PPPK

Plt Kepala Dinas pendidikan Kota Semarang joko Hartono. (matasemarang.com/Lia dina)
Plt Kepala Dinas pendidikan Kota Semarang joko Hartono. (matasemarang.com/Lia dina)

MATASEMARANG.COM – Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang Joko Hartono menegaskan pada tahun 2026, di Kota Semarang tidak ada lagi guru berstatus honorer. Semua guru honorer akan dialihkan statusnya menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) baik penuh waktu maupun paruh waktu.

“Jadi kami pastikan mulai tahun 2026 tidak ada lagu guru honorer, semuanya diangkat menjadi PPPK baik penuh waktu maupun paruh waktu,” kata Joko usai acara Peringatan Hari Guru Nasional di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang pada Selasa 25 November 2025.

BACA JUGA  Kuliah Umum di Unsoed, Jupriyadi Tekankan Pentingnya Menjaga Marwah Hakim

Dia menjelaskan seorang guru bisa diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN), apabila telah memiliki sertifikasi Pendidikan Profesi Guru (PPG). Sebab, sertifikasi tersebut menjadi standar nasional untuk memastikan kualitas seorang guru.

Bacaan Lainnya

“Ini dalam rangka menjamin bahwa anak-anak kita dididik oleh guru yang terstandarisasi secara nasional. Bukan sembarang guru, tetapi memang guru yang sudah melalui program Pendidikan Profesi Guru dari Kementerian Pendidikan,” tuturnya.

BACA JUGA  Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Siswa SD Isriati Baiturrahman 1 Kompak Kenakan Baju Adat

Lebih lanjut, Joko mengatakan pada Desember 2025 nanti sebanyak 400 guru honorer akan diangkat menjadi PPPK paruh waktu maupun penuh waktu. Dengan diangkatnya para guru tersebut maka sejalan dengan kebutuhan guru yang ada di Kota Semarang.

“Desember nanti pengangkatan 400 guru dengan status PPPK baik paruh waktu maupun penuh waktu, dan ini akan sejalan dengan kebutuhan guru di Semarang nantinya tidak ada guru honorer, outsourcing dan lainnya untuk sekolah negeri,” tandasnya.

BACA JUGA  Animo Meningkat, Unnes Tambah Kuota 12 Ribu Lebih Mahasiswa Baru 2026

Pos terkait