Setahun Memimpin, Agustina-Iswar Buka Lebar Akses Pendidikan di Kota Semarang

wali kota semarang agustina wilujeng. (maatsemarang.com/Lia dina)
wali kota semarang agustina wilujeng. (maatsemarang.com/Lia dina)

Beasiswa untuk Siswa dan Mahasiswa Miskin Berprestasi

Pemerintah kota Semarang juga mengalokasikan beasiswa bagi siswa dan mahasiswa dari keluarga miskin yang berprestasi. Tahun 2025, ribuan penerima manfaat telah memperoleh beasiswa:

· 2.649 siswa SD/MI mendapat Rp600.000 per tahun
· 1.129 siswa SMP/MTs mendapat Rp900.000 per tahun
· 468 siswa SMA/SMK/MA mendapat Rp1,2 juta per tahun
· 12 mahasiswa miskin berprestasi mendapat Rp6 juta per tahun

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Oli Tumpah di Sigar Bencah, Situasi Lalu Lintas Sudah Aman

Beasiswa ini diharapkan bisa meringankan beban orang tua dan memotivasi anak-anak untuk terus berprestasi.

Target tahun 2026, pemerintah akan memperluas program beasiswa dengan rincian:

· Beasiswa miskin jenjang SD/MI: 8.834 siswa
· Beasiswa miskin jenjang SMP/MTs: 2.594 siswa
· Beasiswa miskin jenjang SMA/SMK: 1.635 siswa
· Beasiswa siswa miskin dan berprestasi jenjang perguruan tinggi: 59 siswa
· Beasiswa siswa berprestasi: 35 siswa

“Anak pintar dari keluarga miskin harus kita pastikan tetap bisa sekolah. Beasiswa ini adalah investasi masa depan Semarang. Mereka kelak akan menjadi pemimpin dan penggerak kota ini,” ujar Agustina.

BACA JUGA  Pagersemar Diharapkan Bisa Perkuat Industri Hiburan di Kota Semarang

Ruang Kelas Baru dan Perbaikan Sekolah: Belajar Makin Nyaman

Fasilitas belajar yang nyaman adalah hak setiap siswa. Pemerintah kota membangun dan memperbaiki ratusan ruang kelas di berbagai sekolah.

Sepanjang 2025, 43 ruang kelas baru SD berhasil dibangun di delapan SD negeri. Selain itu, 336 ruang kelas SD diperbaiki di 115 SD negeri. Di tingkat SMP, pemerintah membangun 24 ruang kelas baru di enam SMP negeri, serta melakukan perbaikan sembilan ruang kelas di tiga SMP negeri.

Pos terkait