“Karena anggaran yang tersedia tidak begitu besar, stadionnya nanti tidak bisa berstandar FIFA (Federation Internationale de Football Association), melainkan berstandar AFC dengan mengutamakan kenyamanan penonton,” ujarnya dikutip Antara.
Tribun penonton beratap, kata dia, direncanakan tidak sepenuhnya mengelilingi stadion, namun tribun beratap hanya tribun utama di sisi barat.
Untuk mendukung pembangunan, Pemkab Kudus juga akan melakukan penambahan lahan ke arah timur dan selatan. Namun, perluasan tersebut dipastikan tidak akan banyak menggusur permukiman warga karena sebagian besar area masih berupa ruang terbuka.
Seiring rencana renovasi ini, aktivitas pertandingan di stadion tersebut juga akan dihentikan. Laga kandang terakhir klub Persiku Kudus melawan PSIS Semarang pada Sabtu (11/4/2026) menjadi pertandingan terakhir sebelum stadion dibongkar. ***





















