Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng, Endi Faiz Effendi mengatakan, budi daya ikan beong cukup diminati masyarakat.
Selama ini, pesanan ikan beong cukup tinggi. Sepakat dengan Sumanto, Endi bakal menggencarkan penelitian agar budidaya ikan beong lebih berhasil.
Ia berencana menggandeng peneliti dari BRIN dan UGM dalam budi daya ikan beong.
“Selain panennya lama, kendalanya adalah tingkat kematiannya tinggi, di atas 50 persen. Karena ikan beong ini biasa hidup di alam yang airnya mengalir dan makannya banyak. Sementara saat dibudi daya harus makan pakan ikan,” ungkapnya.
Menurut Endi, Sumanto cukup memberi perhatian terhadap sektor perikanan.
Salah satu contohnya dengan menyalurkan bantuan revitalisasi untuk Balai Benih Ikan di Jateng. Salah satunya di Loka Ngrajek, Kabupaten Magelang.
“Revitalisasi Balai Benih Ikan ini akan menghasilkan benih berkualitas. Selama ini Loka Ngrajek juga menjadi showcase buat belajar, banyak mahasiswa dan pelajar yang datang untuk meningkatkan edukasi,” paparnya.


















