
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kota Semarang Suwarto menambahkan taman yang dibangun dengan menelan anggaran sebesar Rp2,4 miliar ini dilengkapi dengan playground, kolam ikan, jogging track, toilet, stage show dan tempat aktivitas publik untuk masyarakat.
“Taman Abdulrahman Saleh dirancang sebagai ruang publik yang aman, inklusif, dan edukatif. Berbagai fasilitas bermain anak disediakan dengan memperhatikan aspek keselamatan, kenyamanan, kesehatan, dan tumbuh kembang anak,” kata Suwarto.
Tak hanya itu, Suwarto mengatakan untuk sarana edukasi, tanaman yang ditanam di Taman Abdurahman Saleh ini juga dilengkapi barcode agar anak-anak bisa mengetahui jenis tanaman yang ditanam.
“Taman ini akan didaftarkan dalam penilaian dan sertifikasi ruang bermain layak anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Setelah ini, kami akan membangun taman serupa di taman Garoot (Lamper Kidul),” kata dia.


















