MATASEMARANG.COM – Ledakan disertai dengan kebakaran terjadi di bangunan di jalan raya Temanggung-Bulu, tepatnya di Dusun Growo, Desa Danupayan, Kecamatan Bulu.
Ledakan dan kebakaran itu menyebabkan bangunan rusak berat. Selain itu, empat orang mengalami luka serius. Dari lokasi kebakaran itu juga ditemukan gas elpiji beragam ukuran.
Kepolisian Resor Temanggung saat ini masih menangani insiden ledakan hingga menyebabkan kebakaran sebuah gudang yang diduga menjadi tempat pengoplosan elpiji.
Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini di Temanggung, Sabtu, mengatakan ledakan ini terjadi pada Sabtu dini hari tadi dan diduga dipicu adanya sambaran api dari kompor.
“Kejadian itu terjadi saat waktu sahur, ada ledakan kemudian tempatnya terbakar. Ada empat korban dalam kejadian itu, dan sekarang mendapat perawatan intensif di RSUD Temanggung karena mengalami luka bakar,” katanya.
Setelah dilakukan pemadaman oleh tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Temanggung, petugas langsung mengamankan lokasi dan mengevakuasi ratusan tabung elpiji ukuran 3 kilogram dan 12 kilogram untuk mengantisipasi terjadinya ledakan susulan.
“Dalam kejadian ini ada indikasi penyalahgunaan elpiji bersubsidi. Ini sedang kita dalami mekanismenya,” katanya.
Polres Temanggung masih melakukan olah TKP untuk penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut, termasuk memastikan ada dan tidaknya pelanggaran hukum terkait pengoplosan LPG subsidi ini.
“Saat ini kami mengamankan tempat kejadian perkara dulu biar steril, biar masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa, setelah ini steril semua kita akan meminta keterangan dari para korban yang saat ini dirawat di rumah sakit untuk nanti kita mendapat informasi lebih lanjut,” katanya. ***


















