Bahkan, PSSI telah mengirimkan daftar awal pemain sejak sekitar dua bulan lalu.
“Entry name itu sudah kami kirim dari dua bulan yang lalu. Dari awal memang kami ikut Asian Games, maka ketika muncul informasi ini kami harus memastikan kebenarannya,” kata dia.
Ia mengakui kabar mengenai kemungkinan tidak ikutnya Indonesia justru pertama kali diterima dari media, sehingga BTN merasa perlu segera melakukan klarifikasi.
“Sampai tadi saya masih menanyakan kepastiannya seperti apa karena kami juga belum mendapatkan informasi yang benar-benar pasti,” ujar Sumardji.
Ditemui terpisah, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi juga menyatakan bahwa belum ada surat resmi dari pihak berwenang kepada PSSI.
“Tadi kebetulan saya komunikasi dengan (Ketua) Komite Olimpiade Indonesia, Pak Okto (Raja Sapta Oktohari), kita sudah minta. Sampai saat ini belum ada surat resmi walaupun kita tahu bahwa itu statement langsung dari media resminya di sana,” ujar Yunus.
“Saya sampaikan kepada Ketua umum KOI besok supaya kita sudah punya kabar karena itu juga menyangkut persiapan kita. Kalau tidak diputuskan ya tentu kita tidak bisa untuk memproses lebih lanjut karena itu keputusan dari mereka ” tambahnya. [Antara]


















