MATASEMARANG.COM – PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang berupaya meningkatkan perekonomian di Jawa Tengah dengan menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Tengah.
Keduanya menandatangani nota kesepahaman untuk bersinergi dan membuka peluang kerja sama untuk meningkatkan perekonomian.
“Sinergi ini tentunya merupakan hal yang sangat strategis mengingat Hipmi merupakan organisasi besar yang sudah tidak diragukan lagi kemampuannya dalam hal bisnis dan kontribusinya dalam meningkatkan perekonomian, khususnya di Jawa Tengah,” kata General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Fajar Purwawidada di Bandara Ahmad Yani Semarang, Rabu, 20 Agustus 2025.
Kerja sama ini juga dimaksudkan sebagai salah satu upaya meningkatkan perekonomian Jawa Tengah melalui pembukaan peluang kolaborasi pengembangan sektor bisnis dan komersial, sekaligus memperluas pasar bagi para pelaku usaha lokal.
Menurut Fajar, pengembangan ekonomi suatu daerah tidak bisa terlepas dari konektivitas. Untuk menjangkau pasar internasional, diperlukan konektivitas udara yang bersifat global.
“Alhamdulillah berkat dorongan dan perjuangan seluruh pihak, pada 25 April 2025 Bandara Jenderal Ahmad Yani kembali berstatus internasional. Selanjutnya adalah bagaimana setiap pihak dapat berkontribusi dan berkolaborasi dalam memanfaatkan konektivitas global ini demi memajukan perekonomian Jawa Tengah,” paparnya.
Senada dengan Fajar, Ketua Umum Hipmi Jateng Teddy Tirtayadi meyakini bahwa kerja sama ini akan memberi dampak positif bagi perekonomian Jawa Tengah.


















