TNI AD: Penayangan Film “Pesta Babi” Bagian Kebebasan Berekspresi tapi…

MATASEMARANG.COM – Penayangan Film “Pesta Babi” yang memantik beragam reaksi dari berbagai kalangan, kali ini mendapat respons dari TNI AD.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadsipenad) Brigjen TNI Donny Pramono menyebut penayangan film “Pesta Babi” merupakan bagian dari hak kebebasan berpendapat dan berekspresi yang harus dihormati.

“Kami menghormati kebebasan berekspresi dan kebebasan berkarya dalam demokrasi. Akan tetapi setiap produk informasi juga memiliki tanggung jawab moral agar tidak membangun stigma kebencian ataupun distorsi terhadap institusi negara,” kata Donny saat jumpa pers di Jakarta, Jumat.

Bacaan Lainnya

Menurut Donny, banyak informasi dari film tersebut tidak sesuai fakta dan berpotensi memperkeruh situasi di tengah masyarakat.

Namun demikian, Donny tidak menjelaskan secara rinci informasi apa yang tersaji di film, namun tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Selain mempersoalkan kebenaran informasi di dalam film “Pesta Babi”, TNI AD juga meminta pihak pembuat film terbuka akan asal sumber dana pembuatan film tersebut.

Menurut Donny, hal itu perlu dilakukan agar publik mengetahui siapa saja yang bertanggung jawab dalam pembuatan film ini.

“Karena transparansi penting untuk menjaga objektivitas. Ini bukan tuduhan, tetapi bagian dari keterbukaan publik. Kami tidak antikritik, tetapi kritik juga dibangun di atas data keseimbangan dan fakta lapangan,” kata Donny​​​​​​​. [Ant]

Pos terkait