Satu Keluarga Tewas di Tenda Glamping Posong Dimakamkan di Banyubiru

Ambulans membawa jenazah satu keluarga korban glamping Posong tiba di rumah duka Banyubiru (dok matasemarang.com)
Ambulans membawa jenazah satu keluarga korban glamping Posong tiba di rumah duka Banyubiru (dok matasemarang.com)

MATASEMARANG.COM – Empat jenazah satu keluarga yang ditemukan tewas di dalam tenda glamping Taman Wisata Alam Posong, Desa Tlahap, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, dimakamkan pada Kamis sore setelah menjalani autopsi.

Keempat korban adalah MAM (52), istrinya M (43), serta dua anak mereka, AEH (16) dan BAH (21).

Jenazah tiba di rumah duka Dusun Demolo Bendosari dengan empat ambulans, disambut isak tangis keluarga dan ratusan pelayat.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Selama 2025, Pemkot Semarang Raih Puluhan Penghargaan

Suasana haru pecah saat jenazah diturunkan bergantian untuk disalatkan di mushola setempat.

Warga dan kerabat masih sulit percaya atas kepergian mendadak satu keluarga ini.

Menurut keterangan keluarga, korban sempat menyampaikan rencana pergi glamping.

Namun pihak keluarga tidak mengetahui lokasi pasti perkemahan hingga kabar duka datang.

Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra menyebut dugaan sementara korban tewas akibat keracunan di dalam tenda.

“Kami Tim Inafis Polres Temanggung dibantu dengan DVI Polda telah melaksanakan pemeriksaan autopsi dan untuk makanan yang dibawa korban, diperiksa di laboratorium di Labfor Polda Jateng,” paparnya.

BACA JUGA  Ritual Ketuk Pintu Pertanda Datangnya Tahun Baru Imlek

Penyelidikan awal mengungkap peristiwa terjadi saat keluarga berkemah, namun hasil resmi autopsi masih ditunggu untuk memastikan penyebab kematian.

Mahendra mengungkapkan bahwa belum bisa memberikan dugaan pasti penyebab kematian karena masih menunggu hasil lab keluar.

“Kalau indikasi awal, kemungkinan (keracunan). Sampel yang dibawa adalah barbeque yang saat itu dibawa sendiri oleh korban,” tukasnya.

Pos terkait