MATASEMARANG.COM – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Demak mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) menerapkan work life balance.
Kegiatan daring ini dipandu oleh Sarah Salsabila Ichwanhaq, Calon Asesor SDM Aparatur Ahli Pertama, dengan narasumber Nur Chasanah, Asesor SDM Aparatur Ahli Madya.
Asesor SDM Aparatur Ahli Madya Nur Chasanah menjelaskan work life balance bukan sekadar membagi waktu antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, melainkan kemampuan mengelola prioritas, energi, waktu, dan emosi.
“Yang lebih penting adalah bagaimana kita mampu mengelola prioritas, energi, waktu, dan emosi sehingga pekerjaan tetap berprestasi tanpa mengorbankan keluarga, kesehatan, maupun pengembangan diri,” ujarnya dalam Webinar Ngobras Kental (Ngobrol Asyik tentang Kesehatan Mental) #11 bertema “Bekerja dengan Prestasi, Hidup dengan Harmoni”, Rabu 8 Juli 2026.
Ia menekankan empat pilar kehidupan yang perlu dijaga keseimbangannya, yakni pekerjaan, keluarga, kesehatan, dan diri sendiri.
Dalam paparannya, peserta juga diperkenalkan dengan Model Fisher yang menjelaskan empat dimensi work life balance, termasuk dampak beban kerja berlebihan terhadap kehidupan pribadi dan sebaliknya.
Menurutnya, hubungan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi bisa saling memperkuat.
Kehidupan keluarga yang harmonis mampu menciptakan suasana hati positif sehingga meningkatkan produktivitas dan inovasi dalam bekerja.
Webinar ini menjadi bagian dari komitmen BKPSDM Demak untuk mendukung kesehatan mental ASN di tengah tantangan kerja modern yang kompleks.


















