BPBD Semarang Kirim 2 Tandon Air ke Daerah Rawan Kekeringan

BPBD Kabupaten Semarang kirim tandon air di daerah rawan kekeringan (foto: Pemkab Semarang)
BPBD Kabupaten Semarang kirim tandon air di daerah rawan kekeringan (foto: Pemkab Semarang)

MATASEMARANG.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang menyalurkan bantuan berupa dua tandon air ke Desa Bantal dan Plumutan, Kecamatan Bancak.

Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi kelangkaan air bersih yang rutin terjadi setiap musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang Alexander Gunawan Tribiantoro menyampaikan bahwa penempatan tandon dilakukan sebelum musim kemarau ekstrem tahun ini agar penyaluran bantuan lebih praktis.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Bocah Perempuan Berusia 5 Tahun Terseret Arus Sungai Perak Kudus

“Ini sesuai arahan Bapak Bupati untuk memudahkan penyaluran bantuan air bersih,” ujarnya saat penempatan toren di Dusun Krajan, Desa Plumutan, Kamis 2 Juli 2026.

Selain tandon, BPBD juga mengirimkan 3 ribu liter air bersih untuk warga dua desa tersebut.

Alexander menambahkan, tahun ini BPBD menyediakan 750 ribu liter air bersih untuk seluruh wilayah Kabupaten Semarang, berdasarkan evaluasi kebutuhan pada 2024–2025.

Namun, jika musim kemarau berlangsung hingga tujuh bulan sesuai prakiraan BMKG, BPBD telah menyiapkan opsi lanjutan berupa perubahan anggaran maupun kerja sama dengan pihak swasta melalui program CSR.

BACA JUGA  BMKG: Suhu Dingin Diprediksi Berlangsung hingga Agustus 2025

“Intinya, kita siap menghadapi dampak musim kemarau tahun ini,” tegasnya.

Kepala Desa Plumutan Suji Haryanto mengapresiasi bantuan tersebut.

Menurutnya, tandon air jauh lebih efektif dibandingkan penampungan darurat menggunakan terpal plastik.

“Selama ini kami menggunakan terpal plastik untuk menampung air bantuan. Setiap tahun harus ganti. Nah, toren ini tentu bisa digunakan dalam waktu lama,” tuturnya.

Pos terkait