Seni Sawah Pari Corek Bergambar Buddha di Semarang Diluncurkan 25 Agustus 2026

Pari Corek Semarang
Pari Corek Semarang
  • Karya seni sawah Pari Corek bergambar Buddha di Bergaslor, Kabupaten Semarang, siap diluncurkan pada Selasa 25 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB
  • Acara digabung dengan ritual perayaan Hari Raya Asadha 2570 B.E. di dekat kawasan Cafe Lodji Londo Bergas
  • Terbuka gratis untuk umum dan mengundang partisipasi donasi sarana puja dari masyarakat

MATASEMARANG.COM – Kawasan persawahan Dusun Sidorejo, Desa Bergaslor, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, siap menjadi daya tarik baru bagi pecinta seni visual dan umat Buddha.

Sebuah karya seni agraris unik bertajuk Pari Corek bergambar Buddha akan diluncurkan secara resmi pada Selasa, 25 Agustus 2026, mulai pukul 08.00 WIB.

BACA JUGA  Di Filipina, Wali Kota Semarang Paparkan Program Inovatif PAUD

Peluncuran karya seni berbasis media tanam padi ini dirangkai bersamaan dengan peringatan Hari Raya Asadha 2570 B.E./2026.

Bacaan Lainnya

Perwakilan penyelenggara, Romo Pujiyanto, menjelaskan bahwa agenda ini memadukan estetika lanskap persawahan tradisional dengan nuansa refleksi spiritual yang teduh.

BACA JUGA  MTQ Nasional 2026, Semarang Ingin Pecahkan Rekor

“Kami mengundang masyarakat luas untuk hadir menyaksikan lanskap karya seni unik persawahan Pari Corek bergambar Buddha, sekaligus mengikuti prosesi peringatan Asadha 2570 B.E. Ini merupakan perpaduan antara keindahan alam, ekspresi seni, dan perayaan nilai spiritual,” ujar Romo Pujiyanto, Kamis 13 Agustus 2026.

Dipusatkan di Kawasan Persawahan dan Cafe Lodji Londo

Rangkaian kegiatan peluncuran serta ritual Asadha ini dipusatkan di area persawahan Pari Corek Dusun Sidorejo yang berbatasan langsung dengan kawasan Cafe Lodji Londo, Bergas.

BACA JUGA  Robby Hernawan: Pemeriksaan LKPD Momentum Perbaikan Tata Kelola Keuangan

Lokasi ini memudahkan pengunjung maupun wisatawan budaya untuk menikmati keunikan Pari Corek, yakni teknik rekayasa pola di atas petakan sawah menggunakan beragam varietas tanaman padi dengan warna daun berbeda.

Terbuka untuk Umum dan Menerima Partisipasi Donasi

Acara ini bersifat terbuka bagi masyarakat umum, penikmat seni, maupun umat yang hendak bersilaturahmi.

Guna mendukung kelancaran seluruh prosesi dan operasional kegiatan, panitia juga membuka kesempatan bagi masyarakat atau donatur yang ingin berkontribusi dalam bentuk bantuan konsumsi maupun sarana puja ritual keagamaan.

Pos terkait