172 Calon Dokter Spesialis Diduga Keracunan Makanan

  • RSUD Dr. Soetomo menduga gangguan kesehatan tersebut berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi peserta, tetapi penyebab pastinya masih dalam proses pemeriksaan

MATASEMARANG.COM – Peristiwa tidak biasa dialami 172 calon dokter spesialis ketika mereka mengikuti program prapendidikan dokter spesialis. Jumlah calon dokter spesialis sebanyak itu diduga keracunan usai menyantap makanan yang disediakan panitia.

Saat ini, RSUD Dr. Soetomo Surabaya  masih memeriksa sampel makanan dan melakukan pengambilan usap rektal untuk mengetahui penyebab 172 peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Airlangga (Unair). Mereka rata-rata mengalami mual, muntah, dan pusing setelah mengikuti kegiatan pra-pendidikan (pradik). 

BACA JUGA  Gunakan Caping dan Kepis, LKK Kabupaten Semarang Siapkan Upacara Bendera di Rawa Pening

“Sampel makanan dan hasil pengambilan usap rektal dikirim ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Kepolisian Daerah Jawa Timur, Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kepala Bagian Umum RSUD Dr. Soetomo Robeth Jabbar dalam keterangan tertulis di Surabaya, Selasa. 

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Beri Pembekalan Taruna Nusantara, Sekda Jateng: ASN Harus Siap Melayani, Bukan Dilayani

Robeth mengatakan rumah sakit juga melakukan penanganan medis terhadap peserta yang mengalami keluhan kesehatan setelah mengikuti kegiatan di Gedung Pusat Diagnostik Terpadu (GPDT) lantai 7 RSUD Dr. Soetomo, Senin (28/9). 

“Peserta dengan gejala yang membutuhkan pertolongan medis diarahkan menuju instalasi gawat darurat (IGD), sedangkan mereka yang hanya mengalami keluhan ringan dan masih mampu beraktivitas diminta melakukan observasi mandiri serta memantau perkembangan kondisi kesehatan,” kata Robeth dikutip Antara.

Sebanyak 172 peserta yang mengalami keluhan tersebut merupakan bagian dari 289 peserta yang mengikuti kegiatan pradik. 

Pos terkait