172 Calon Dokter Spesialis Diduga Keracunan Makanan

RSUD Dr. Soetomo menduga gangguan kesehatan tersebut berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi peserta, tetapi penyebab pastinya masih dalam proses pemeriksaan.

Dari peserta yang mengalami keluhan, enam orang mendapatkan penanganan langsung di RSUD Dr. Soetomo. Empat orang menjalani pemeriksaan medis, sedangkan dua lainnya menjalani observasi. Keenam peserta tersebut telah diperbolehkan keluar dari rumah sakit.

Sementara itu, dua peserta lainnya mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan berbeda, masing-masing satu orang di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dan satu orang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soewandhie. 

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Mitra Driver Ojol Ditabrak Rantis Brimob, Gojek Angkat Bicara

Robeth mengatakan rumah sakit juga berkoordinasi dengan Fakultas Kedokteran Unair untuk memantau kondisi peserta dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan, termasuk penyediaan makanan selama Pradik.

Sebagai langkah antisipasi, kegiatan pradik pada hari ini diliburkan. Peserta yang mengalami keluhan ringan diminta melakukan observasi mandiri, sedangkan mereka yang mengalami gejala memburuk diarahkan segera mendapatkan pemeriksaan di IGD.

RSUD Dr. Soetomo juga menyediakan bantuan penjemputan melalui petugas Instalasi Keamanan, Ketertiban dan Perparkiran (IKKP) bagi peserta yang membutuhkan bantuan menuju rumah sakit.

BACA JUGA  Skandal Presensi Fiktif di Brebes, 3.000 ASN Terancam Sanksi

Rumah sakit telah melaporkan kejadian tersebut kepada dinas kesehatan terkait. Hasil pemeriksaan laboratorium akan menjadi salah satu dasar penentuan langkah penanganan dan tindak lanjut atas kejadian tersebut. ***

Pos terkait